Kisah Haru Anak Juru Parkir di Makassar, Lulus Jadi Polwan di Tengah Keterbatasan

” Bapaknya kasihan. Setiap hari (jadi) tukang panggul barang di Pasar Terong, menjadi parkir. Jika sudah usai pasarnya, ia membersihkan jalanan. Masukan barang ke ruko-ruko baru diberi uang alakadarnya,” jelas si ibunda.

Sejak dari kecil, Cantik tumbuh dan dididik orang-tua dalam suatu rumah simpel. Dengan bekal sekat-sekat tipis sebagai pembatas ruangan di tempat tinggalnya, Cantik hidup memburu harapan.

Tetapi, kebatasan itu malah jadi penyemangat Cantik. Tanpa setahu orang-tua, Cantik mendaftarkan penyeleksian sebagai anggota Polri.

” Ibu saya ialah seorang ibu rumah-tangga. Waktu saya mendaftarkan sebagai anggota Polri, saya usaha mengurusi arsip tanpa setahu orang-tua saya,” narasi Cantik.

2 of 4
Press the Next button to see the next photo or content

Leave a Reply

Your email address will not be published.